Kejang ialah gejala karena adanya perubahan secara mendadak di aktivitas listrik diotak serta adanya kontraksi otot berlebih. Penanganan kejang demam pertama pada anak tergantung cara orang tua, terutama pengetahuan ibu mengenai kejang demam. Tujuan penelitian, menganalisis hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan penanganan kejang demam pada anak di ruang Anyelir RSUD Mokopido Tolitoli. Jenis penelitian kuantitatif, menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian, orang tua dengan anak mengalami kejang demam yang berkunjung pada saat penelitian berlangsung dengan sampel 35 orang, teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (18 orang, atau 51,4%) dan bahwa sebagian besar responden tidak mampu menangani kejang demam, yaitu 23 orang, atau 65,7%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa p-value 0,006 kurang dari 0,05. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan penanganan kejang demam pada anak dengan nilai p 0,006<0,05. Bagi Instansi RSUD Mokopido Tolitolidiharapkan dapat menjadi masukkan bagi rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan dalam keperawatan anak, khususnya terkait kejang demam.
Copyrights © 2024