Teknologi Augmented Reality (AR) telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir dan menunjukkan potensi besar sebagai alat inovatif dalam pendidikan, terutama dalam bidang kimia di lingkungan kampus. AR menawarkan pengalaman pembelajaran yang interaktif dan visualisasi konsep-konsep kimia yang abstrak, seperti struktur molekul dan reaksi kimia, yang sulit dijelaskan melalui metode konvensional. Artikel ini bertujuan untuk meninjau literatur yang ada mengenai penerapan AR dalam pengajaran kimia, menyoroti keunggulan, tantangan, dan arah pengembangannya di masa depan. Beberapa studi menunjukkan bahwa AR meningkatkan pemahaman siswa, motivasi belajar, serta keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Namun, kendala seperti keterbatasan infrastruktur, biaya pengembangan, dan kurangnya keterampilan teknis masih menjadi hambatan yang signifikan. Dengan semakin berkembangnya teknologi AR dan meningkatnya minat dalam penggunaannya di bidang pendidikan, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan penerapan AR dan mengatasi tantangan yang ada.
Copyrights © 2024