Artikel ini membahas peran konseling pendidikan Islam sebagai solusi atas keterbatasan konseling Barat dalam konteks pendidikan bagi siswa Muslim. Dengan pendekatan kualitatif melalui penelitian kepustakaan, penelitian ini mengidentifikasi bahwa konseling Barat sering kali tidak mempertimbangkan nilai-nilai spiritual dan budaya lokal yang penting bagi individu Muslim. Konseling pendidikan Islam menawarkan pendekatan yang lebih holistik, mengintegrasikan aspek psikologis, sosial, dan spiritual, sehingga siswa merasa lebih terhubung dan relevan dengan proses konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling pendidikan Islam tidak hanya membantu siswa dalam mengatasi masalah psikologis, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan karakter dan spiritualitas mereka. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan model konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa dalam konteks pendidikan Islam.
Copyrights © 2024