Pendidikan sekolah Islam terpadu sangat disukai masyarakat karena memberikan pendidikan karakter kepada siswanya. Pendidikannya mendidikan peserta didiknya berpengetahuan dan berkarakter Islami. Dalam menbentuk pendidikan Berbasis Islam terpadu Guru harus mampu menggali potensi minat dan bakat belajar peserta didik untuk pencapaian pengetahuan,Tahfidz dan pembentukan karakter Islami.Pencapaian pendidikan yang demikian guru sebagai pusat belajar bagi siswanya.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat minat dan bakat siswa terhadap program Pendidikan Islam Terpadu di SD IT Haji Djalaluddin. Berdasarkan perspektif Ibnu Khaldun dan Max Weber, keduanya menekankan betapa pentingnya memahami karakter individu dan bagaimana lingkungan sosial memengaruhi pendidikan. Max Weber juga menekankan betapa pentingnya motivasi dan nilai-nilai dalam membentuk minat seseorang. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dan menggunakan observasi, wawancara, dan angket kepada siswa, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual, dukungan keluarga, dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari mendorong minat dan bakat siswa dalam program Pendidikan Islam Terpadu.
Copyrights © 2024