Memahami dasar-dasar bangun datar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran merupakan bagian penting dari matematika sekolah dasar, khususnya geometri. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membantu anak-anak sekolah dasar memahami geometri dengan lebih baik dan mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi saat mencoba menguasai mata pelajaran tersebut. Pendekatan kualitatif diadopsi, dengan observasi dan wawancara kelas sebagai metode utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode praktik menggunakan alat bantu visual dan objek nyata, seperti video dan lagu, sangat membantu siswa dalam memahami dan menghubungkan konsep geometri dengan objek sehari-hari yang mereka kenal. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam proses pembelajaran, termasuk kesulitan siswa membedakan bentuk-bentuk yang mirip dan masalah konsentrasi di kelas rendah. Untuk mengatasi tantangan ini, guru menerapkan metode pembelajaran aktif, adaptif, dan partisipatif serta melakukan penyesuaian khusus untuk siswa inklusi. Kolaborasi dengan orang tua dan pihak terkait juga penting dalam mendukung pembelajaran siswa. Hasil ini memberikan bukti bahwa minat dan kinerja siswa dalam kelas geometri dapat ditingkatkan dengan penggunaan metodologi pembelajaran yang spesifik, beragam, dan individual.
Copyrights © 2024