Penelitian ini membahas peran filsafat pendidikan humanisme dalam membentuk karakter peserta didik yang utuh dan berempati. Nilai-nilai kemanusiaan seperti kasih sayang, toleransi, dan kewajiban sipil dapat ditanamkan dengan lebih baik di kelas jika nilai-nilai tersebut didasarkan pada teori dan praktik filsafat pendidikan. Humanisme dalam pendidikan menekankan pada upaya melihat setiap siswa sebagaimana adanya dan pada peran instruktur sebagai pembimbing dalam pengembangan siswa sebagai manusia seutuhnya. Pendidikan humanistik tidak hanya mengutamakan pencapaian akademik, tetapi juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan moral, social agar mereka juga dapat tumbuh secara emosional dan memberikan kontribusi yang berarti bagi dunia.Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yaitu literatur atau tinjauan pustaka. Melalui pendekatan ini, pendidikan diharapkan mampu menciptakan individu yang berkarakter kuat, adaptif, dan berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Copyrights © 2024