Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam hal ini, penelitian tindakan kelas adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh seorang guru untuk mengevaluasi efektivitas proses pembelajaran mereka. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan dua siklus yang masing-masing memiliki tiga pertemuan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleks. Penelitian ini melibatkan empat peserta didik dan satu guru, masing-masing dengan gangguan intelektual atau tunagrahita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peserta didik tunagrahita kelas VI Fase C di SLBN 2 Padang telah belajar Bahasa Indonesia lebih baik dengan menggunakan video animasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketika peserta didik menggunakan media video animasi ini, mereka lebih baik dalam belajar Bahasa Indonesia. Hasil belajar peserta didik telah memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM) sebesar 70%. Hasil belajar peserta didik pada siklus 1 mencapai 84%, F 82%, G 85% dan K 84% dan pada siklus 2 mencapai 84%, F 82%, G 85%, dan K 84%.
Copyrights © 2024