Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal jalur evakuasi menggunakan metode pembelajaran experiential learning pada anak tunagrahita kelas VI SLBN 2 Padang. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas, dimana terdapat dua siklus dalam pelaksanaannya, disetiap siklus memiliki tiga pertemuan dalam prosesnya yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan juga refleksi. Subjek dalam penelitian ini siswa tunagrahita yang berjumlah 4 siswa dan satu orang guru kelas. Metode yang di gunakan yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran experiential learning kemampuan peserta didik meningkat dalam konsep ruang jalur arah evaluasi kiri dan kanan. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar siswa telah memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang telah ditetapkan 70%, dengan hasil belajar siswa pada siklus 1 sebesar 60%, dan siklus II sebesar 90%.
Copyrights © 2024