Studi ini mengeksplorasi karakterisasi Christopher McCandless dalam film “Into the Wild” (2007) melalui teori karakterisasi (Wellek & Warren, 1954), dengan fokus pada dimensi psikologis, sosiologis, dan fisiologis. Dengan menggunakan metode kualitatif, analisis ini mengacu pada pengamatan interaksi, dialog, dan tindakan McCandless, yang menyoroti kepribadian dan motivasinya yang kompleks. Secara psikologis, McCandless didorong oleh keinginan kuat untuk kebebasan dan keaslian, menolak nilai-nilai masyarakat dan materialisme untuk mencari kehidupan yang lebih dalam dan mandiri. Secara sosiologis, hubungannya yang tegang dengan keluarga dan keterpisahan dari norma-norma masyarakat mencerminkan kekecewaannya dengan harapan konvensional. Secara fisik, perjalanan dan penurunannya pada akhirnya menggarisbawahi konsekuensi dari cita-citanya, karena isolasi dan pengejarannya untuk bertahan hidup menyebabkan kemerosotan yang terlihat. Studi ini menunjukkan bagaimana pengembangan karakter McCandless menyampaikan tema yang lebih luas tentang motivasi manusia dan biaya individualitas yang pantang menyerah. Penelitian ini menekankan peran penggambaran karakter dalam mengeksplorasi kedalaman identitas pribadi, kebebasan, dan tantangan penemuan jati diri.
Copyrights © 2024