Fakta dikelas banyak siswa yang belum memahami konsep materi keseimbangan ekosistem, selama pembelajaran siswa tidak menunjukkan keaktifan dan daya pikir masih lemah terlihat dari hasil belajar belum mencapai ambang batas nilai. Adapun tujuan dari pengembangan dan pelaksanaan model pembelajaran berbasis masalah atau Problem-Based Learning (PBL) adalah untuk mengetahui bagaimana efektifitas model pembelajaran terhadap kemampuan pemahaman siswa kelas V. Metode dalam melaksanakan penerapan model pembelajaran ini adalah dengan metode quasi eksperimen dengan one group pre test- post test design. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, hasil tes sebelum dan sesudah intervensi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif bersifat deskriptif. Pelaksanaan tersebut menghasilkan peningkatan, terlihat dari nilai pre-test sebesar 52,62 menjadi 68,90 saat postest. Analisis data yang dilakukan menggunakan uji T dengan tarap sinifikansi sebesar 0,05 nilai t hitung sebesar 0,035 > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.
Copyrights © 2024