Masalah utama dalam penelitian ini yaitu ujaran kebencian yang dilontarkan oleh netizen melalui media sosial Instagram. Salah satu tokoh elit politik Indonesia yang terkena lontaran ujaran kebencian oleh netizen di media sosial adalah Mahfud MD. Banyak sekali komentar dari netizen yang membanjiri kolom komentar Instagram Mahfud MD pada masa kampanye Pilpres 2024 dengan kata-kata kebencian yang tidak pantas. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bentuk-bentuk serta makna yang terkandung pada ujaran kebencian yang dilontarkan melalui akun Instagram Mahfud MD. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik-pragmatik. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik studi pustaka, teknik dokumentasi, teknik baca, teknik catat dan tangkapan layar. Hasil penelitian ini yaitu terdapat berbagai macam bentuk-bentuk ujaran kebencian yang terdiri dari bentuk provokasi (2 ujaran), penghinaan (8 ujaran), penyebaran berita palsu (2 ujaran), sindirian (3 ujaran) dan menista (1 ujaran).
Copyrights © 2024