Kemampuan pemecahan masalah matematis penting dimilik oleh siswa karena merupakan kompetensi utama dalam proses berpikir matematika. Siswa seringkali merasa kesulitan dalam menyelesaikan soal yang diberikan guru jika soal tersebut sedikit berbeda dengan contoh yang diberikan sebelumnya. Hanya saja, banyak dari siswa yang malu dan tidak mau bertanya kepada guru tentang bagaimana pemecahan masalah yang seharusnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari keaktifan siswa bertanya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 4 Jombang sebanyak 3 siswa dengan kategori sangat aktif bertanya, aktif bertanya dan jarang bertanya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tulis dalam bentuk soal uraian dan dilanjutkan dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga siswa dengan kategori sangat aktif bertanya, aktif bertanya dan jarang bertanya memenuhi seluruh indikator kemampuan pemecahan masalah Polya diantaranya memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, memecahkan masalah sesuai rencana, dan memeriksa kembali pemecahan masalah yang telah dilakukan.
Copyrights © 2024