Literasi kesehatan yaitu kemampuan yang dimiliki oleh seorang individu terkait kesehatan dalam mengakses, memahami, dan mengelola segala informasi yang didapatkan untuk dapat diterapkan dalam menjaga kesehatannya. Mengingat bahwa generasi muda yang sedang duduk di bangku SMP menjadi tanggung jawab bagi bidang pendidikan, sehingga keikutsertaannya dalam meningkatkan literasi kesehatan sangat diharapkan. Tingkat kesehatan Indonesia yang masih diperingkat ke-13 dari 19 negara di G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa. Siswa SMP sangat sering mengakses informasi melalui internet, tetapi belum ada bukti bahwa akses informasi kesehatan yang mereka lakukan juga tinggi. Dari hal tersebut maka perlu diperbaiki dengan menganalisis tingkat literasi kesehatan pada siswa di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat kemampuan literasi kesehatan siswa di SMPN 5 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan pendekatan non eksperimental. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 5 Sidoarjo kelas IX yang berjumlah 328 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket HLS EU Q-16 yang telah disediakan oleh the European Commission and the national partners in the HSL-EU Consortium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa survei literasi kesehatan yang dilakukan pada siswa SMPN 5 Sidoarjo termasuk dalam kategori literasi kesehatan yang memadai sebanyak 81,89%.
Copyrights © 2024