Studi ini mengeksplorasi pengaruh keseimbangan kehidupan kerja dan sistem penghargaan terhadap loyalitas karyawan Generasi Z, dengan menekankan peran penting kepuasan kerja sebagai faktor mediasi. Keseimbangan kehidupan kerja memastikan karyawan menyelaraskan kehidupan profesional dan pribadi mereka, sementara sistem penghargaan yang efektif, termasuk insentif finansial dan non-finansial, mendorong keterlibatan dan komitmen. Generasi Z, yang dicirikan oleh preferensi mereka terhadap fleksibilitas, pekerjaan yang berorientasi pada tujuan, dan pengakuan, menyoroti perlunya strategi yang disesuaikan untuk mempertahankan loyalitas mereka. Dengan mengadopsi pendekatan tinjauan literatur kualitatif, penelitian ini menyatukan wawasan dari sumber-sumber nasional dan internasional, menawarkan rekomendasi praktis bagi organisasi untuk mengatasi ekspektasi yang terus berkembang dari demografi ini. Temuan ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan kebijakan kerja yang fleksibel dan mekanisme penghargaan yang dipersonalisasi secara signifikan meningkatkan kepuasan karyawan dan loyalitas organisasi, khususnya dalam konteks Indonesia dan negara-negara berkembang serupa.
Copyrights © 2024