Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kualitas tanaman salak di Desa Susuk, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, dalam rangka melindungi potensi indikasi geografis serta mendukung peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hukum-normatif empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, serta studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas tanaman salak melalui teknik budidaya yang baik dan pemeliharaan yang tepat dapat menjaga keaslian produk dan menguatkan identitas geografis daerah tersebut. Perlindungan indikasi geografis yang terintegrasi dengan peraturan hukum diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi produk salak lokal, sehingga dapat meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun internasional. Di samping itu, pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan potensi ini berpotensi memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi desa. Rekomendasi penelitian ini meliputi peningkatan edukasi kepada petani, pembentukan asosiasi petani salak, serta penerapan regulasi yang mendukung hak indikasi geografis agar kualitas produk tetap terjaga dan memberi manfaat jangka panjang bagi ekonomi masyarakat setempat.
Copyrights © 2024