Program Keluarga Harapan (PKH) atau Conditional Cash Transfer (CCT) istilah yang digunakan Bank Dunia untuk menyebut program pengentasan kemiskinan merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui Efektivitas Pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Kecamatan Marpoyan Damai, 2) Untuk mengetahui faktor penghambat dalam melakukan pendampingan pada Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Marpoyan Damai. Penelitian ini menggunakan teori ukuran efektivitas menurut Sedarmayanti yang menggunakan 4 indikator yaitu Input, Proses, Output, dan Produktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode field research (pendekatan lapangan melalui wawancara langsung). Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran pendamping Program Keluarga Harapan di Kecamatan Marpoyan Damai sudah dilaksanakan namun masih perlu peningkatan lagi sehingga belum bisa dikatakan efektif. Adapun faktor penghambatnya yaitu: Mindset warga, tidak melakukan update data terbaru seperti perubahan keluarga, dan sulitnya membuat keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan melakukan graduasi padahal taraf hidupnya sudah meningkat.
Copyrights © 2024