Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya konsentrasi anak saat belajar sehingga berdampak pada rendahnya nilai kondisi belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan ice breaking dalam pembelajaran untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak dan dampak ice breaking terhadap konsentrasi belajar anak. Penelitian mengunakan metode kualitatif dengan sumber data kepala sekolah, 1 orang guru kelas dan 25 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan Teknik reduksi data kemudian dijeaskan berdasarkan indikator dan teori yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak terdapat lima indikator, yaitu (1) materi yang disampaikan; (2) respon dan pemahaman materi; (3) bersikap aktif dan bertanya serta memberikan argumentasi; (4) menjawab pertanyaan; dan (5) kondisi kelas. Penerapan lima indikator ini berdampak pada peningkatan konsentrasi belajar anak dan hasil belajar dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2024