Pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, baik dalam dimensi sosial, ekonomi, maupun budaya. Namun, seiring dengan kemajuan tersebut, muncul pertanyaan mendasar yang berkaitan dengan aspek etika dan moral dari penggunaan teknologi ini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat ilmu dalam membantu manusia memahami konsekuensi etika dan moral yang dihasilkan oleh teknologi AI. Pendekatan filsafat ilmu menyediakan landasan untuk mengkaji nilai-nilai yang terkandung dalam teknologi, mengevaluasi dampak moralnya, serta memberikan panduan etis dalam penggunaannya. Melalui metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur, artikel ini mengkaji dimensi epistemologi, ontologi, dan aksiologi AI, serta implikasinya terhadap pembangunan manusia dan peradaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI merupakan konstruksi multidisiplin yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, tetapi sekaligus membawa risiko dehumanisasi dan pelanggaran etika. Oleh sebab itu, diperlukan kerangka filsafat ilmu yang kokoh untuk memastikan teknologi AI digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan
Copyrights © 2024