Lahirnya tokoh-tokoh Islam dalam kajian integrasi agama dan ilmu pengetahuan, seperti Ziauddin Sadar, merupakan keuntungan bagi generasi bangsa untuk belajar dan memahami lebih dalam ilmu pengetahuan, serta dengan agama yang menghubungkannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian perpustakaan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah literatur dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis menggunakan analisis konten. Ziauddin Sardar mengusulkan konsep pengintegrasian sains dan Islam melalui pengembangan aturan dan ilmu pengetahuan Islam, yang disebutnya Epistemologi Islam. Kemudian ia mengadakan seminar dengan intelektual Muslim dan Barat dengan tema "Islam dan Barat", yang menghasilkan kesepakatan bahwa hubungan kontemporer epistemologi Islam harus didasarkan pada kerangka nilai yang merupakan karakteristik dasar Islam. 10 konsep yang diidentifikasi dalam seminar tersebut adalah: Tauhid, Khilafah, Ibadah, Ilmu Pengetahuan, Halal, Haram, Adil, Zulm (tirani), Istislah (kepentingan umum), dan Dhiya (sampah).
Copyrights © 2024