Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan digital payment pada masyarakat, yang fokus pada umat Islam. Digital payment menawarkan berbagai kemudahan dalam bertransaksi, seperti efisiensi waktu dan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan metode pembayaran tunai. Namun, kemudahan ini juga berpotensi memicu perilaku konsumtif yang berlebihan, terutama dengan adanya promosi diskon dan cashback yang sering kali menggoda konsumen. Dalam penelitian ini, metode kepustakaan digunakan untuk menganalisis literatur terkait, termasuk aspek keamanan transaksi, dampak promosi, dan perilaku konsumsi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sementara digital payment dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi, tantangan terkait perilaku konsumtif dan potensi konflik dengan nilai-nilai Islam harus diperhatikan. Penelitian ini menyarankan agar pelaku usaha dan pengguna digital payment lebih bijaksana dalam bertransaksi, memastikan bahwa keputusan konsumsi tetap sejalan dengan prinsip syariah.
Copyrights © 2025