Membaca pemahaman adalah kegiatan yang dilakukan setelah seseorang memiliki pengalaman membaca sebelumnya, dengan tujuan mendapatkan pengetahuan baru dan memahami makna dalam teks. Kegiatan ini memerlukan kemampuan memahami isi bacaan, yang sering dianggap sebagai salah satu aspek pembelajaran paling sulit. Hal ini membuat banyak siswa merasa kesulitan dalam membaca. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman membaca siswa sekolah dasar, yang juga terkait dengan rendahnya motivasi baca mereka. Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh penerapan model SQ3R yang didukung media komik Webtoon terhadap kemampuan membaca siswa kelas V serta membandingkan hasilnya dengan model kooperatif. Dengan desain eksperimen semu, subjek penelitian terdiri dari 50 siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa model SQ3R berbantuan Webtoon meningkatkan kemampuan membaca siswa sebesar 58,5%, sementara model kooperatif kurang efektif. Peneliti merekomendasikan fokus pada pengembangan indikator pemahaman evaluasi dalam penelitian mendatang.
Copyrights © 2025