Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan perempuan terhadap partisipasi dan kolaborasi dalam diskusi kelas mata kuliah Teori Administrasi Publik pada mahasiswa tahun masuk 2023 di Departemen Ilmu Administrasi Negara. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei terhadap 40 mahasiswa, ditemukan bahwa mayoritas responden menilai kepemimpinan perempuan bersifat partisipatif dan demokratis. Gaya kepemimpinan ini mampu menciptakan suasana diskusi yang inklusif dan kerja sama yang efektif. Namun, beberapa tantangan seperti stereotip gender dan kurangnya ketegasan menjadi hambatan dalam optimalisasi peran kepemimpinan tersebut. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran berbasis gender yang lebih adaptif dan mendukung lingkungan belajar yang setara.
Copyrights © 2025