Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat bantu jalan tunanetra berbasis teknologi sensor. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan yang ditemukan dilapangan pada penyandang tunanetra yaitu masih sering terhambat dalam melakukan mobilitas sehari-hari dan belum adanya alat bantu jalan berbasis teknologi yang disediakan sekolah. Maka dari itu, peneliti mengembangkan alat bantu jalan Smart Shoes yang dapat digunakan untuk membantu kemampuan mobilitas penyandang tunanetra serta meningkatkan kemandirian agar dapat beraktivitas sehari-hari dengan melibatkan indera pendengaran dan perabaan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) berdasarkan langkah penelitian pada teori Borg & Gall (1989) yang terdiri dari sepuluh tahapan kemudian dimodifikasi menjadi empat tahapan penelitian. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh tiga ahli validator yang meliputi ahli tunanetra, ahli elektonika dan guru tunanetra di SLB Negeri 2 Padang. Data hasil validasi dianalisis melalui teknik kuantitatif dan diolah menggunakan metode perhitungan persentase. Hasil uji validasi oleh beberapa ahli terkait, secara keseluruhan memperoleh skor rata-rata dengan persentase 83% dengan kategori sangat layak, terdapat masukkan dan saran dari ahli validasi sehingga alat bantu jalan Smart Shoes menunjukkan bahwa alat dapat digunakan dalam membantu kemampuan mobilitas penyandang tunanetra..
Copyrights © 2025