Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis, artinya penularannya dari hewan ke manusia. Infeksi ini disebarkan oleh kelinci yang terinfeksi virus rabies. Penyebab utama kasus rabies antara lain kucing, kera, anjing, dan kelelawar. Rabies, juga dikenal sebagai “penyakit anjing gila,” merupakan salah satu masalah utama yang mempengaruhi kesehatan masyarakat umum di Indonesia. Penyakit anjing gila atau sering disebut rabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh Lyssavirus yang menyebabkan pembengkakan pada wajah dan leher. Virus rabies mempunyai kemampuan menyebar melalui udara yang terkontaminasi, gigitan, cakaran, dan jilatan pada kulit yang terpapar. Jenis kulit yang paling rentan tertular rabies adalah yang pembohong atau peliharaan yang tidak menghasilkan vaksin rabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penyakit rabies terhadap tindakan pencegahan penyakit rabies pada masyarakat di Kelurahan Bugis Kec. Sumbawa Kab. Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei yang bersifat deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square menujukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tindakan pencegahan rabies terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan tindakan pencegahan rabies Simpulan pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan rabies pada masyarakat di kelurahan bugis.
Copyrights © 2024