Hamdin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT RABIES DI KELURAHAN BUGIS Hamid, Abdul; Hamdin; Attamimi, Has’ad Rahman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30662

Abstract

Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis, artinya penularannya dari hewan ke manusia. Infeksi ini disebarkan oleh kelinci yang terinfeksi virus rabies. Penyebab utama kasus rabies antara lain kucing, kera, anjing, dan kelelawar. Rabies, juga dikenal sebagai “penyakit anjing gila,” merupakan salah satu masalah utama yang mempengaruhi kesehatan masyarakat umum di Indonesia. Penyakit anjing gila atau sering disebut rabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh Lyssavirus yang menyebabkan pembengkakan pada wajah dan leher. Virus rabies mempunyai kemampuan menyebar melalui udara yang terkontaminasi, gigitan, cakaran, dan jilatan pada kulit yang terpapar. Jenis kulit yang paling rentan tertular rabies adalah yang pembohong atau peliharaan yang tidak menghasilkan vaksin rabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penyakit rabies terhadap tindakan pencegahan penyakit rabies pada masyarakat di Kelurahan Bugis Kec. Sumbawa Kab. Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei yang bersifat deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study.  Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square  Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square menujukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tindakan pencegahan rabies terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan tindakan pencegahan rabies   Simpulan pada penelitian ini terdapat hubungan yang  signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan rabies pada masyarakat di kelurahan bugis.
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS (TB) PARU DI UPT PUSKESMAS LAPE Hamdin; Hamid, Abdul; Hasifah, Herni; Maliga, Iga
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30675

Abstract

Tuberkulosis (TB) paling sering menyerang organ paru dan juga bisa menyerang organ lainnya. Penyakit ini menular yang penyebabnya adalah bakteri mycobacterium tuberculosis. Sepuluh penyakit yang menyebabkan kematian di dunia salah satunya adalah Tuberkulosis, Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggotanya. Tujuan untuk mengetahui dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis (TB) Paru. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional untuk menggambarkan hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penderita TB yang ada di Puskesmas Lape sebanyak 32 responden. Besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 32 responden, dimana Tehnik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Lokasi Penelitian ini dilaksanakan di UPT Puskesmas Lape. Hasil penelitian diperoleh di lapangan dari 30 responden menunjukkan 21 responden (70.0%) memiliki dukungan keluarga yang baik, sedangkan yang memiliki dukungan keluarga cukup sebanyak 9 responden (30.0%). Berdasarkan hasil penelitian ini dari 30 responden  menunjukkan  yang patuh minum obat sebanyak 18 responden (60.0%) dan yang tidak patuh dalam meminum obat sebanyak 12 responden (40.0%). Kesimpulan berdasarkan hasil uji statistik spearman rank didapatkan hasil p-value adalah 0,802 yang artinya ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkulosis (TB) Paru di wilayah kerja Puskesmas Lape.