Karya akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan dampak psikologis dan sosial dari sexual harassment melalui media digital painting. Ide penciptaan berangkat dari keprihatinan penulis terhadap meningkatnya kasus pelecehan seksual, khususnya pada remaja perempuan, yang tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam serta tekanan sosial yang berkepanjangan. Melalui karya ini, penulis ingin membangun empati publik, meningkatkan kesadaran kolektif, serta mendorong terciptanya ruang yang lebih aman dan peduli terhadap korban kekerasan seksual. Metode penciptaan dilakukan melalui lima tahap: persiapan (pengumpulan data dan referensi), elaborasi (analisis simbol dan studi pustaka), sintesis (perumusan konsep visual), realisasi (penciptaan karya menggunakan aplikasi digital painting dan pencetakan di atas kanvas), serta penyelesaian (presentasi melalui pameran). Sepuluh karya berukuran 100 cm x 100 cm berhasil diciptakan, masing-masing menggambarkan trauma dan ketidakberdayaan korban melalui simbol-simbol visual seperti tangan, bayangan, rantai, kaca retak, dan bunga layu. Simbol-simbol tersebut dipilih untuk merepresentasikan emosi korban secara estetis dan komunikatif. Karya ini diharapkan mampu menjadi medium edukatif sekaligus reflektif, khususnya bagi generasi muda, untuk lebih peka, peduli, dan berani bersikap dalam menghadapi isu pelecehan seksual
Copyrights © 2025