Permasalahan regulasi emosi pada remaja dapat berdampak negatif terhadap perilaku dan perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam meningkatkan regulasi emosi siswa. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa kelas VIII yang dipilih secara purposif, dengan pembagian kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa angket regulasi emosi. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan kemampuan regulasi emosi setelah mengikuti layanan. Hal ini membuktikan bahwa teknik sosiodrama dalam bimbingan kelompok efektif dalam membantu siswa meningkatkan regulasi emosinya.
Copyrights © 2025