Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi, sebuah biro perjalanan umrah yang baru berdiri, serta terbatasnya jumlah staf dalam pengelolaan bimbingan manasik umrah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana agar pengelolaan bimbingan manasik umrah di Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi dapat ditingkatkan, berikut unsur-unsur yang mendukung dan menghambat dalam pelaksanaan bimbingan tersebut. Penelitian ini dilakukan di kantor Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi dengan menggunakan metodologi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan langkah-langkah dalam analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sultan Trip Holidays Kota Bukittinggi mengimplementasikan fungsi pengelolaan POAC dalam bimbingan manasik umrah. Fungsi perencanaan meliputi penyusunan jadwal, materi, dan fasilitas, sedangkan pengorganisasian dilakukan dengan pembagian tugas staf dan rekrutmen pembimbing bersertifikat. Fungsi penggerak meliputi penyediaan alat peraga seperti miniatur Ka'bah dan titik-titik tawaf. Fungsi pengawasan dilakukan oleh pimpinan dengan evaluasi dan perbaikan setelah setiap kegiatan manasik. Faktor pendukung utama adalah pemahaman yang mendalam dari pembimbing serta komitmen mereka untuk memberikan yang terbaik, sementara faktor penghambat adalah kurangnya pemahaman dari jamaah yang berusia 50 tahun ke atas, yang membutuhkan perhatian lebih.
Copyrights © 2025