Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh model pembelajaran Open Ended dan Problem Posing terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kreativitas siswa dan dominasi model pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain sequential explanatory. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Islam Al-Azhar 37 Pekanbaru, dengan dua kelas eksperimen yang masing-masing diberi perlakuan model pembelajaran Open Ended dan Problem Posing. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran memiliki pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa. Namun, model Problem Posing memberikan pengaruh yang lebih signifikan dibandingkan model Open Ended. Hal ini ditunjukkan oleh perbedaan skor N-Gain dan hasil uji-t yang signifikan. Dengan demikian, model Problem Posing lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran TIK. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemilihan model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kreativitas siswa..
Copyrights © 2025