Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas VI SD Negeri 106831 Bakaran Batu pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), yang masih didominasi metode ceramah sehingga siswa cenderung pasif. Permasalahan ini mengakibatkan keterlibatan peserta didik rendah dan hasil belajar belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas VI. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Indikator keberhasilan ditetapkan apabila rata-rata aktivitas guru dan peserta didik mencapai ≥ 86% (kategori sangat baik) dan ketuntasan hasil belajar mencapai rata-rata 80%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari pra-siklus hingga siklus II. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar hanya 56% dengan rata-rata 73,20. Setelah penerapan PBL pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 76% dengan rata-rata 79,40. Peningkatan lebih lanjut terjadi pada siklus II, di mana seluruh siswa (100%) mencapai KKM dengan rata-rata 87,60. Penerapan PBL terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar peserta didik.
Copyrights © 2025