Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perceived usefulness dan perceived ease of use terhadap intention to use pada pengguna Aplikasi Akulaku Merchant. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan merchant untuk beradaptasi dengan pembaruan sistem guna mengoptimalkan pengelolaan toko secara daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional eksplanatori. Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap intention to use, sedangkan perceived ease of use tidak berpengaruh secara langsung terhadap intention to use. Temuan ini mendukung Technology Acceptance Model 2 (TAM2) yang menekankan persepsi manfaat sebagai determinan utama penerimaan teknologi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi PT Akulaku Silvrr Indonesia dalam merancang strategi pengembangan dan penyempurnaan sistem untuk meningkatkan adopsi aplikasi oleh merchant serta mendukung pertumbuhan transaksi di platform Akulaku.
Copyrights © 2025