Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya produktivitas guru sebagai pendidik yang dibuktikan dengan lemahnya mutu proses pembelajaran dan hasi belajar peserta didik, motivas belajar dan prestasi secara umum. Salah satu aspek determinasi terhadap lemahnya produktivitas guru, diantaranya adalah lemahnya budaya kerja sekolah. Selain itu permasalahan yang ditemukan diantarnya rendahnya budaya kerja guru berakibat terhadap lemahnya kedisiplinan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif eksploratif, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Kajian penelitian ini memfokuskan pada permasalahan budaya kerja sekolah dan budaya kerja guru yang berorientasi pada produktivitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek budaya kerja sekolah yang dioptimalkan melalui komitmen tinggi, motivasi positif, kreativitas dalam pembelajaran, penerapan aturan yang konsisten, serta disiplin kerja yang kuat berkontribusi positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Dengan adanya budaya kerja yang baik, lingkungan belajar menjadi lebih kondusif, siswa lebih termotivasi, dan menunjukkan perilaku belajar yang lebih disiplin. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pembinaan budaya kerja guru secara berkelanjutan untuk menciptakan ketercapaian mutupendidikan dan karakter peserta didik yang disiplin sebagai pondasi peningkatan disiplin peserta didik terutamapada tingkat pendidikan dasar.
Copyrights © 2025