Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap keterampilan komunikasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode konvensional yang bersifat statis sering kali kurang mendukung pengembangan komunikasi siswa secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode kuisioner, wawancara, dan pengamatan langsung. Sampel yang digunakan yaitu siswa sekolah dasar kelas 1 jenjang sekolah dasar serta perancangan penelitian yang melibatkan pemilihan desain penelitian yang paling sesuai Kuisioner digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemampuan komunikasi siswa, sementara wawancara dan pengamatan mendalam membantu memvalidasi data kuantitatif. Hasil wawancara menunjukkan bahwa metode bermain peran secara positif mempengaruhi motivasi dan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Indonesia. Luaran dari penelitian ini adalah artikel yang dipublikasikan di Jurnal Nasional Terakreditasi. Penelitian ini berada pada Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) level 1 dan diharapkan dapat dikembangkan hingga level 9. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan metode pembelajaran konvensional dan berkontribusi pada peningkatan keterampilan komunikasi siswa di kelas Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025