Remaja Indonesia semakin banyak menghabiskan waktu di depan layar digital, sementara tingkat aktivitas fisik mereka cenderung menurun. Fakta dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa 67,2% remaja belum memenuhi standar aktivitas fisik harian minimal 60 menit. Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi screentime dengan tingkat aktivitas fisik siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jatirejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 63 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner screentime dan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A). Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi Pearson, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan antara screentime dan aktivitas fisik, dengan kekuatan korelasi rendah. Artinya, semakin tinggi screentime, semakin rendah tingkat aktivitas fisik siswa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya pengaturan screentime agar tidak mengganggu pola hidup sehat dan aktif.
Copyrights © 2025