Transformasi fungsi dalam seni tari merupakan strategi pelestarian agar karya tetap eksis di tengah dinamika sosial budaya. Tari kreasi Rampak Bedug sebagai warisan budaya Banten mengalami transformasi fungsi yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transformasi fungsi Tari Rampak Bedug di Sanggar Harum Sari serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima narasumber. Data dianalisis melalui triangulasi untuk menguji keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi fungsi berlangsung melalui tiga tahap, yaitu invensi, difusi, dan konsekuensi. Pada awalnya, tari ini berfungsi sebagai media dakwah dan sarana keagamaan. Selanjutnya, fungsi bergeser menjadi hiburan, interaksi sosial, identitas budaya, media pendidikan, hingga komoditas komersial. Perubahan ini didukung oleh dinamika sosial budaya dan perkembangan teknologi. Kesimpulannya, transformasi fungsi menjaga keberlanjutan Tari Rampak Bedug sekaligus memperkuat identitas budaya Banten.
Copyrights © 2025