Hasil dari angket AKPD sekolah diperoleh 60% peserta didik SMP Labschool UNESA 3 tidak memiliki keyakinan dalam kemampuan dirinya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa self efficacy diri peserta didik masih rendah. Penelitian ini sebagai upaya peningkatan perkembangan siswa di SMP Labschool UNESA 3. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mengetahui apakah konseling kelompok cognitive behavior therapy teknik cognitive restructuring terhadap self efficacy diri siswa dapat meningkatkan perkembangan siswa. Self efficacy merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan yang mereka miliki dalam menguasai kondisi dan situasi serta menghasilkan sesuatu yang menguntungkan bagi mereka. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode mode siklus. Siklus pada tahap ini meliputi: refleksi awal, perencanaan,pelaksanaan,pemantauan,dan refleksi (yang diikuti dengan perencanaan ulang). Hasil refleksi siklus 1 dipakai sebagai dasar untuk pelaksanan siklus II. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa data hasil pengamatan peneliti dalam melaksanakan tindakan yang berdasarkan pada hasil pengamatan berupa angket post test kepada peserta didik. Penelitian sudah berhasil ketika siswa mencapai kategori sedang dan tinggi karena adanya peningkatan kategori. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I peserta didik mengalami peningkatan kategori yaitu kategori sedang namun peningkatannya tidak terlalu banyak, kemudian meningkat di siklus II yaitu 3 siswa kategori sedang dan 3 siswa juga dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa konseling kelompok cognitive behavior therapy teknik cognitive restructuring dapat meningkatakn self efficacy diri peserta didik di Labschool UNESA 3.
Copyrights © 2024