Dewi, Ari Khusuma
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING TERHADAP SELF EFFICACY DIRI SISWA Raranta, Niar Karisma; Dewi, Ari Khusuma
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12706

Abstract

Hasil dari angket AKPD sekolah diperoleh 60% peserta didik SMP Labschool UNESA 3 tidak memiliki keyakinan dalam kemampuan dirinya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa self efficacy diri peserta didik masih rendah. Penelitian ini sebagai upaya peningkatan perkembangan siswa di SMP Labschool UNESA 3. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mengetahui apakah konseling kelompok cognitive behavior therapy teknik cognitive restructuring terhadap self efficacy diri siswa dapat meningkatkan perkembangan siswa. Self efficacy merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan yang mereka miliki dalam menguasai kondisi dan situasi serta menghasilkan sesuatu yang menguntungkan bagi mereka. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode mode siklus. Siklus pada tahap ini meliputi: refleksi awal, perencanaan,pelaksanaan,pemantauan,dan refleksi (yang diikuti dengan perencanaan ulang). Hasil refleksi siklus 1 dipakai sebagai dasar untuk pelaksanan siklus II. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa data hasil pengamatan peneliti dalam melaksanakan tindakan yang berdasarkan pada hasil pengamatan berupa angket post test kepada peserta didik. Penelitian sudah berhasil ketika siswa mencapai kategori sedang dan tinggi karena adanya peningkatan kategori. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I peserta didik mengalami peningkatan kategori yaitu kategori sedang namun peningkatannya tidak terlalu banyak, kemudian meningkat di siklus II yaitu 3 siswa kategori sedang dan 3 siswa juga dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa konseling kelompok cognitive behavior therapy teknik cognitive restructuring dapat meningkatakn self efficacy diri peserta didik di Labschool UNESA 3.
UPAYA PENINGKATAN KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING TERHADAP SELF EFFICACY DIRI SISWA Raranta, Niar Karisma; Dewi, Ari Khusuma
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12706

Abstract

Hasil dari angket AKPD sekolah diperoleh 60% peserta didik SMP Labschool UNESA 3 tidak memiliki keyakinan dalam kemampuan dirinya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa self efficacy diri peserta didik masih rendah. Penelitian ini sebagai upaya peningkatan perkembangan siswa di SMP Labschool UNESA 3. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mengetahui apakah konseling kelompok cognitive behavior therapy teknik cognitive restructuring terhadap self efficacy diri siswa dapat meningkatkan perkembangan siswa. Self efficacy merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan yang mereka miliki dalam menguasai kondisi dan situasi serta menghasilkan sesuatu yang menguntungkan bagi mereka. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode mode siklus. Siklus pada tahap ini meliputi: refleksi awal, perencanaan,pelaksanaan,pemantauan,dan refleksi (yang diikuti dengan perencanaan ulang). Hasil refleksi siklus 1 dipakai sebagai dasar untuk pelaksanan siklus II. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa data hasil pengamatan peneliti dalam melaksanakan tindakan yang berdasarkan pada hasil pengamatan berupa angket post test kepada peserta didik. Penelitian sudah berhasil ketika siswa mencapai kategori sedang dan tinggi karena adanya peningkatan kategori. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I peserta didik mengalami peningkatan kategori yaitu kategori sedang namun peningkatannya tidak terlalu banyak, kemudian meningkat di siklus II yaitu 3 siswa kategori sedang dan 3 siswa juga dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa konseling kelompok cognitive behavior therapy teknik cognitive restructuring dapat meningkatakn self efficacy diri peserta didik di Labschool UNESA 3.
The College Academic Self-Efficacy Scale (CASES); An Indonesian Validation to Measure the Self-Efficacy of Students Ifdil, Ifdil; Bariyyah, Khairul; Dewi, Ari Khusuma; Rangka, Itsar Bolo
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol. 4, No. 4
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the inventory properties of the Indonesian version of The College Academic Self-Efficacy Scale (CASES) which is originally Western, and was developed by Owen, S. V., & Froman, R. D. in 1988 to determine the level of student self-efficacy. The multi-stage random sampling method was used with 342 students as participants in Indonesia. Furthermore, the validity was analyzed using Cronbach’s alpha item analysis that shows the coefficient of α > .3, and the data showed that 33 items of Indonesian CASES were valid. In addition, as regards reliability, Cronbach’s alpha was also used for the analysis, and the result shows that reliability coefficient of the Indonesian version of CASES was .931. Furthermore, it was concluded that the validity of CASES was satisfying to measure students’ self-efficacy, and the construct of Indonesian CASES can be helpful and applicable in understanding student self-efficacy and ready to be used in subsequent researches.