Teknik proyeksi masa depan dalam terapi Gestalt akan mendorong klien untuk mengeksplorasi harapan dan kekhawatiran mereka tentang masa depan, serta mempertimbangkan pilihan mereka dalam menghadapi tantangan hidup(Nitsch-Berg, 2000). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknik ini dalam membantu mahasiswa mengelola tuntutan ekspektasi sosial dari individu terdekat dan mencegah penyalahgunaan narkotika. Pendekatan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dipilih untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman mahasiswa dalam menghadapi tekanan ekspektasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa teknik proyeksi masa depan membantu mahasiswa meningkatkan kesadaran diri, mengurangi stres, serta memperkuat identitas pribadi mereka. Selain itu, teknik ini memungkinkan mahasiswa untuk mengeksplorasi pilihan hidup mereka secara lebih terbuka dan realistis, yang pada akhirnya berperan sebagai pencegahan terhadap perilaku destruktif seperti penyalahgunaan narkotika. Dukungan sosial yang positif dari keluarga dan institusi pendidikan sangat penting dalam mendukung keberhasilan konseling ini.
Copyrights © 2025