Keberhasilan pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB), atau yang di luar negeri lazim disebut dengan "family planning", di Indonesia semakin tidak diragukan; hal ini secara kuantitatif dapat dilihat dari semakin banyaknya peserta KB, sedangkan secara kualitatif dapat dilihat dari semakin mandirinya peserta KB itu sendiri.      Negara-negara lain dan badan-badan internasional pun juga mengakui keberhasilan tersebut. Kalau di tahun lalu Indonesia berhasil mendapatkan penghargaan internasional dalam bidang per-KB-an, maka tanggl 8 Juni 1989 mendatang Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB akan memberikan penghargaan serupa kepada Indonesia yang akan diberikan kepada Presiden Soeharto di New York.      Keberhasilan KB tersebut semakin mempunyai posisi yang strategis; bahkan, baru-baru ini Presiden Soeharto menyatakan bahwa keberhasilan gerakan KB akan semakin menjadi unsur penentu keberhasilan pembangunan nasional.      Logikanya: keberhasilan gerakan KB dalam menekan tingkat pertumbuhan penduduk secara langsung telah mengu rangi beban pembangunan, sehingga dana pembangunan yang terbatas jumlah-nya lebih dapat dikerahkan pada berbagai sektor pembangunan yang ada.
Copyrights © 1989