Penerapan gaya hidup sehat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung performa atlet sepakbola, khususnya pada usia remaja. Namun, masih terdapat banyak atlet yang belum menjalani kebiasaan hidup sehat seperti pola makan, waktu istirahat, serta aktivitas fisik, sehingga berpotensi menurunkan kualitas performa. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya hidup dengan performa atlet sepakbola di SSB Bina Muda Mandiri Cianjur Usia-15. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Desain penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik total sampling yang melibatkan seluruh populasi, yaitu 18 atlet sepakbola. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data melalui angket, tes fisik, dan analisis statistik pertandingan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui tahap deskriptif, uji normalitas dan linearitas, serta uji korelasi pearson untuk mengetahui tingkat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,085, yang lebih besar dari batas signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan performa atlet sepakbola. Kemungkinan terdapat variabel lain yang lebih dominan dalam memengaruhi performa atlet, seperti intensitas latihan, program latihan, serta kualitas pelatihan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji faktor-faktor tersebut secara lebih mendalam.
Copyrights © 2025