Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis naratif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pola asuh orang tua etnis banjar dalam internalisiasi beribadah pada anak. Anak dianggap sebagai anugerah dari Allah SWT yang memerlukan perhatian dan bimbingan dari orang tua. Keluarga dianggap sebagai lingkungan pertama yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Dalam mendidik anak, pola pengasuhan yang baik dan komunikasi dua arah antara orang tua dan anak sangatlah penting. Orang tua harus menanamkan nilai-nilai agama sejak dini, menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia dan pemahaman anak, serta memberikan contoh positif. Pola asuh dapat dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya serta lingkungan tempat tinggal. Penelitian juga mencakup studi tentang pola asuh keluarga etnis Banjar di Samarinda, Kalimantan Timur, yang menekankan pendidikan agama sejak usia dini dan pembiasaan dalam praktik ibadah. Hasil wawancara dengan keluarga etnis Banjar menunjukkan bahwa pendidikan agama dilakukan sejak usia 2 tahun dengan cara yang lembut dan mendukung.
Copyrights © 2024