Latar Belakang: Alasan minat baca siswa di Indonesia rendah disebabkan karena penggunaan smartphone yang kurang tepat dan kebiasaan membaca yang tidak dilatih sejak dini. Kebiasaan membaca harus dimulai sedini mungkin termasuk saat anak memasuki taman kanak-kanak (TK). Namun, kebanyakan siswa lebih memilih menggunakan smartphone untuk menonton video di youtube dan bermain game dibandingkan dengan membaca buku. Tujuan: kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa melalui stimulasi buku dongeng fabel digital berbahasa Banjar. Metode: Kegiatan ini diikuti oleh 60 siswa Aisyiyah Bustanul Athfal 37 yang berlangsung dari 2 hingga 14 September 2024. Kegiatan mencakup sesi pemberian buku dongeng fabel digital berbahasa Banjar melalui metode story telling dilanjutkan dengan pengukuran minat baca melalui observasi menggunakan instrumen yang terdiri dari 3 indikator yakni attention, interest dan desire. Hasil: terdapat peningkatan pada minat baca siswa setelah diberikan buku dongeng fabel digital berbahasa Banjar. Kesimpulan: Minat baca siswa dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan media digital, guru dapat mengaplikasikan buku dongeng fabel ini di sela waktu belajar siswa.
Copyrights © 2025