Terdapat perbedaan singnifikan antara kampanye tahun 2004 dengan kampanye tahun 2009 sekarang; baik kampanye pemilihan anggota legisla-tif maupun kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden. Perbedaannya terletak pada diangkatnya isu pendidikan. Â Â Â Â Â Â Â Dalam kampanye tahun 2004 berbagai organisasi politik peserta pemilu serta calon presiden dan wakil presiden gencar mengangkat berbagai isu pendidikan; khususnya anggaran pendidikan. Mereka berjanji mengalokasi anggaran pendidikan setidaknya 20 persen dari RAPBN kalau menang; bah-kan ada yang berani 25 persen. Begitu gencarnya isu pendidikan ditiupkan sampai ada komentar pendidikan dijadikan komoditas politik. Â Â Â Â Â Â Â Sekarang? Kampanye terfokus pada masalah ekonomi. Isu pendidikan hampir tidak pernaih ditiupkan ke masyarakat. Benar bahwa Megawati dan Prabowo menyatakan akan menghapus UU BHP Pendidikan; tetapi UU tersebut bukanlah isu primer dalam pendidikan nasional. Â
Copyrights © 2009