Peningkatan keterampilan motorik halus melalui teknik mozaik pada salah satu anak Down Syndrome di Desa Winduraja. Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti bahwa kemampuan motorik halus pada salah satu anak Down Syndrome masih rendah. Keterbatasan media yang ada di rumah, juga kurangnya stimulus yang diberikan oleh orang tua dalam peningkatan keterampilan motorik halus menjadi kurang maksimal. Penelitian ini menggunakan metode single case experimental dengan partisipan satu orang anak yang berusia tujuh tahun berjenis kelamin perempuan yang dilibatkan dalam penelitian keterampilan motorik halus melalui teknik mozaik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisi data menggunakan statistik deskriptif. Kesimpulan hasil penelitian ini adalan penerapan teknik mozaik untuk peningkatan keterampilan motorik halus pada anak Down Syndrome di Desa Winduraja. Kemampuan keterampilan motorik halus anak sebelum diberi intervesi belum berkembang (BB), pada intervensi 1 mulai berkembang (MB), dan setelah diberi intervensi berkembang sesuai harapan (BSH). Dari uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan penerapan teknik mozaik dapat meningkatkan keterampilan motorik halus Down Syndrome di kampung Babakan Sawah. Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian ini, disarankan : bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sebaiknya dapat membuat atau menyediakan berbagai media yang lebih menarik untuk menstimulus anak dalam peningkatan keterampilan motorik halus.
Copyrights © 2023