Dalam hal pelayanan pendidikan dasar kepada warga masyarakat, khususnya dalam penyediaan gedung Sekolah Dasar (SD) kiranya Yogyakarta pantas dimasukkan di dalam kelompok daerah "nomer satu" di seluruh Indonesia.          Yogyakarta di samping telah mampu menyediakan ribuan gedung sekolah dasar yang sanggup memenuhi kebutuhan daya tampung murid SD, juga telah mampu mendistribusikan pembangunan gedung-gedung ini sampai ke pelosok-pelosok desa sehingga lebih memudahkan masyarakat dalam menerima pelayanan pendidikan.          Akhir-akhir ini ternyata muncul sebuah fenomena yang dapat mengcounter kebanggaan atas keberhasilan tersebut diatas, ialah fenomena tentang "merosotnya" jumlah murid SD itu sendiri.          Sebagaimana yang pernah diberitakan oleh KR edisi 23 April 87. Jumlah murid SD di DIY dari tahun ke tahun semakin merosot. Jumlah SD yang mempunyai murid dengan standar "A" yakni murid diatas 180 anak hanya 15 persen saja. Banyak SD, baik swasta maupun negeri yang setiaptahun ajaran baru hanya menerima murid baru dibawah 10-15 anak saja.      Â
Copyrights © 1987