ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1994: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

TRANSFORMASI KONSEPSIONAL UNIVERSITAS TERBUKA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2010

Abstract

       Apabila kita sempat membuka lembaran sejarah pendidikan maka akan kita temukan tanggal yang sangat memorial di bulan September sepuluh tahun yang silam;  yaitu tanggal 4 September 1984 yang telah menandai kelahiran satu-satunya perguruan tinggi nonkonvensional (nonconventional university)  di negara kita yang kemudian dinamakan dengan Universitas Terbuka (UT).           Kerinduan akan lahirnya UT sebagai salah satu manifestasi dari lembaga pendidikan terbuka memang sudah tersimpan semenjak lama; setidak-tidaknya sejak empat belas tahun sebelumnya ketika UNESCO memberikan rekomendasi akademik tentang kemungkinan dikembang-kannya sistem pendidikan "jarak jauh" (distance learning) atau sistem pendidikan terbuka (open learning) di Indonesia untuk memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.  Rekomendasi akademik ini oleh Depdikbud segera direalisasi dalam berbagai bentuk;  antara lain SPG Udara, Siaran Radio Pendidikan, SMP Terbuka, dan sebagainya. UT adalah bentuk lain dari realisasi sistem pendidikan terbuka.          Memang, sebagaimana dengan lahirnya suatu inovasi yang selalu direspon maka lahirnya UT pun saat itu juga tak luput dari tanggapan masyarakat; dari yang bulat-bulat pro sampai yang mentah-mentah kontra. Tentunya kita masih ingat juga ketika UT akan diresmikan terdengar adanya kesangsian tentang kecocokan sistem belajar nonkonvensional itu sendiri  di tangah-tengah masyarakat kita yang masih agraris; baik dari segi fisik maupun mental dan budayanya.

Copyrights © 1994