Penelitian ini membahas pendekatan geografis dalam memahami hadis Nabi Muhammad SAW, khususnya terkait konteks lokasi dan kondisi geografis saat hadis disampaikan maupun diterapkan. Pendekatan ini penting untuk menghindari kesalahpahaman yang muncul jika hadis dipahami secara tekstual tanpa memperhatikan konteks geografis dan sosial. Ali Mustafa Yaqub merupakan tokoh utama di Indonesia yang mengembangkan pendekatan ini dengan menekankan relevansi posisi geografis umat Islam dalam interpretasi hadis. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur dari kitab hadis, jurnal, buku, serta fatwa dan karya Ali Mustafa Yaqub. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman hadis harus disesuaikan dengan kondisi geografis dan konteks lokal masing-masing umat Islam agar lebih tepat dan aplikatif. Pendekatan geografis ini tidak hanya memperkaya kajian hadis, tetapi juga memberikan solusi praktis bagi umat Islam dalam menjalankan ajaran agama sesuai dengan lingkungan dan budaya mereka. Dengan demikian, integrasi ilmu geografi dalam studi hadis sangat diperlukan untuk pemahaman yang lebih kontekstual dan relevan di era modern.
Copyrights © 2025