Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Doa sebagai Mekanisme Coping Perspektif Q.S Al-Baqoroh Ayat 186: Manfaatnya Terhadap Kesehatan Mental Diah Ramadhani; Nurul Wulan Giar Fitria; Rheina Fattah Nadenggan Hasibuan; Edi Hermanto
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i2.2899

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara doa, mekanisme coping, dan kesehatan mental. Doa, sebagai praktik spiritual, berfungsi sebagai strategi coping yang signifikan bagi individu yang menghadapi stres dan tantangan hidup. Melalui analisis kualitatif, kami mengkaji bagaimana doa dapat meningkatkan ketahanan emosional dan memberikan kenyamanan selama masa-masa sulit. Temuan menunjukkan bahwa individu yang rutin berdoa melaporkan tingkat kecemasan dan depresi yang lebih rendah, menunjukkan bahwa doa dapat memfasilitasi coping yang efektif berfokus pada emosi. Selain itu, doa membangun rasa komunitas dan keterikatan yang sangat penting bagi kesejahteraan mental. Dengan memohon kepada kekuatan yang lebih tinggi, individu sering kali merasakan harapan dan optimisme yang meningkat, yang berkontribusi pada kesehatan psikologis mereka secara keseluruhan. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan praktik spiritual seperti doa ke dalam pengaturan terapeutik untuk meningkatkan strategi coping bagi masalah kesehatan mental. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa profesional kesehatan mental harus mempertimbangkan dimensi spiritual dalam kehidupan klien mereka saat mengembangkan rencana perawatan. Secara keseluruhan, integrasi doa sebagai mekanisme coping menawarkan pendekatan holistik untuk meningkatkan hasil kesehatan mental.
KAJIAN METODE MUBADALAH: DEFINISI, LANDASAN TRADISIONAL, DAN PENERAPAN TAFSIR Diah Ramadhani; Khairil Alwi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i2.12708

Abstract

The Mubadalah method is an approach to Islamic interpretation and thought that emphasizes the principles of reciprocity and justice between men and women. This approach emerged as a critique of religious interpretations that tend to be gender-biased within classical Islamic traditions. By positioning men and women as equal subjects, the method promotes a fair, non-discriminatory, and contextual reading of the Qur’an and Hadith. This study uses a qualitative method through literature review to explore the basic concepts, main principles, and practical applications of Mubadalah in gender-related issues such as marital relationships, women's leadership, and social rights. The findings show that the Mubadalah method offers an alternative interpretation that upholds justice and aligns with the values of rahmatan lil ‘alamin. Therefore, this approach contributes significantly to the development of Islamic thought that is more inclusive, relevant, and responsive to contemporary social challenges.
PENDEKATAN GEOGRAFIS PADA HADIS ARAH KIBLAT: TELAAH PEMIKIRAN ALI MUSTAFA YAQUB Diah Ramadhani; Rey Al Hafiz Munthe
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i3.12783

Abstract

Penelitian ini membahas pendekatan geografis dalam memahami hadis Nabi Muhammad SAW, khususnya terkait konteks lokasi dan kondisi geografis saat hadis disampaikan maupun diterapkan. Pendekatan ini penting untuk menghindari kesalahpahaman yang muncul jika hadis dipahami secara tekstual tanpa memperhatikan konteks geografis dan sosial. Ali Mustafa Yaqub merupakan tokoh utama di Indonesia yang mengembangkan pendekatan ini dengan menekankan relevansi posisi geografis umat Islam dalam interpretasi hadis. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur dari kitab hadis, jurnal, buku, serta fatwa dan karya Ali Mustafa Yaqub. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman hadis harus disesuaikan dengan kondisi geografis dan konteks lokal masing-masing umat Islam agar lebih tepat dan aplikatif. Pendekatan geografis ini tidak hanya memperkaya kajian hadis, tetapi juga memberikan solusi praktis bagi umat Islam dalam menjalankan ajaran agama sesuai dengan lingkungan dan budaya mereka. Dengan demikian, integrasi ilmu geografi dalam studi hadis sangat diperlukan untuk pemahaman yang lebih kontekstual dan relevan di era modern.
PENGARUH AGAMA TERHADAF PERILAKU SOSIAL MASYARAKAT Akmir Akmir; Rahmad Akbar; Diah Ramadhani; Asrul muslim; Aslim Aslim; Junas Junas
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh agama terhadap perilaku sosial masyarakat. Agama, sebagai sistem kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan kekuatan lebih tinggi, memiliki dampak besar dalam membentuk norma sosial, nilai moral, serta interaksi antarindividu dalam suatu komunitas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkombinasikan studi literatur dan wawancara mendalam terhadap 30 responden dari berbagai latar belakang agama. Teori-teori yang digunakan sebagai landasan adalah teori fungsionalisme oleh Emile Durkheim, teori interaksionisme simbolik oleh George Herbert Mead, dan teori konflik oleh Karl Marx. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama berperan penting dalam pembentukan nilai sosial, penguatan solidaritas sosial, pembentukan norma sosial, serta mendorong toleransi antarumat beragama. Agama tidak hanya memberikan pedoman moral, tetapi juga mempererat hubungan sosial melalui ritual-ritual keagamaan yang mendukung keharmonisan dalam masyarakat. Dalam hal ini, agama berfungsi sebagai sarana untuk memelihara keteraturan sosial dan menciptakan kedamaian, meskipun ada perbedaan keyakinan. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana agama memengaruhi perilaku sosial dan mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih toleran dan harmonis.
ANALISIS KONSEP HIJAB DALAM TAFSIR JALALAIN: TINJAUAN TAFSIR AYAT-AYAT TENTANG PAKAIAN DAN PENUTUP AURAT WANITA Akmir, Akmir; Miftahul Rizkiah Haling; Diah Ramadhani; Indah Saputri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tafsir Jalalin yang ditulis oleh dua ulama terkemuka, Jalaluddin al-Mahari dan Jalaluddin as-Suyuti, merupakan kumpulan ayat Alquran yang berkaitan dengan hijab dan menutupi area intim wanita. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis tekstual untuk menyelidiki bagaimana Tafsir Jalalin menjelaskan makna hijab dalam konteks sosial dan keagamaan saat itu. Analisis menunjukkan bahwa Tafsir Jalalain menekankan pentingnya hijab sebagai simbol kesopanan dan perlindungan bagi wanita Muslim, dan sebagai ekspresi identitas dan ketaatan terhadap perintah Allah. Penelitian ini juga membandingkan pandangan Tafsir Jalalin dengan pandangan para ahli tafsir lainnya guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tafsir hijab dalam Islam. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Tafsir Jalalin menyajikan pandangan yang seimbang antara norma sosial dan hukum syariah ketika memahami kewajiban berhijab bagi wanita muslim.