Pertahanan, bukanlah hal yang menyangkut masalah kelengkapan pasukan, senjata, pertempuran dan perang semata, namun pertahanan nasional dipandang dan harus dimiliki sebuah negara yang berdaulat untuk menciptakan dan menjaga perdamian. Perdamaian sendiri bukan sesuatu yang given atau anugrah yang jatuh dari langit, melainkan sesuatu yang harus diciptakan, ditegakkan, serta dijaga, antara lain dengan membangun kekuatan militer yang kuat. Seperti yang dinyatakan Steyn, "Kekuatan militer merupakan salah satu elemen utama dari kekuatan nasional yang eksistensinya mutlak diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional dalam rangka menjamin kelangsungan hidup suatu negara", khususnya bagi negara yang memiliki konstelasi geografis dan kondisi sosio-demografi seperti Indonesia (Harsono, 2009 : 1-2).Walaupun secara umum kondisi hubungan negara-negara di kawasan ini tidak terjadi masalah, "sekilas tampak hubungan Indonesia dengan ASEAN adalah mudah karena sama-sama orang Asia Tenggara, padahal tidak demikian faktanya. Pasalnya, Asia Tenggara yang mempunyai potensi geografi dan sumber daya alam yang tinggi sejak dahulu kala selalu menjadi sasaran bangsa-bangsa lain yang umurnnya kuat untuk memperoleh posisi yang terbaik di Asia Tenggara, maka persaingan itu mau tidak mau sangat mempengaruhi kehidupan bangsa-bangsa di Asia Tenggara" (Suryohadiprojo, 2007: 368).
Copyrights © 2011