ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1997: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

HONG KONG DARI DIMENSI PENDIDIKAN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 May 2010

Abstract

       Adalah Man Kwan Tam. Nama ini sangatlah populer di kalangan masyarakat Hong Kong, utamanya masyarakat pendidikannya; siswa, mahasiswa, guru, dosen, peneliti, dsb, sampai ke birokrasi pendidikan pemerintah setempat.  Doktor lulusan salah satu universitas di Inggris ini merintis pendidikannya di Hong Kong sendiri sebelum akhirnya "hijrah" ke Inggris.  Doktor Tam, demikian kalau saya beserta teman-teman memanggilnya, ialah seorang praktisi pendidikan yang penting di tengah-tengah masyarakat Hong Kong dewasa ini.       Di samping menjadi Pimpinan The Hong Kong Private Schools Association (HKPSA),  Doktor Tam juga memangku seabreg jabatan pendidikan di Hong Kong.  Jangan lupa bahwa bersama saya, dia juga memangku jabatan sebagai Direktur Pan-Pacific Assosiation of Pri-vate Education (PAPE) yang bermarkas di Tokyo, Jepang. Saya dari Indonesia dan beliau dari Hong Kong.  Di samping menjadi salah satu tokoh pendidikan di Hong Kong,  beliau juga menjadi tokoh masyarakat Hong Kong dewasa ini.       Barangkali Doktor Tam  dapat dijadikan simbol pendidikan Hong Kong. Memang cukup banyak orang yang "bernasib" seperti Doktor Tam, mulanya merintis pendidikan di Hong Kong kemudian mengambil studi lanjut di Inggris untuk kemudian membangun pendidikan di Hong Kong dengan "style" Inggris.       Sampai kini  gaya pendidikan Hong Kong  memang  lebih banyak mengacu ke Inggris;  kurikulum, proses belajar mengajar, pendekatan metodologi, sampai kepada hal-hal yang teknis pun banyak "diambil" dari Inggris. Dan ternyata, dampak edukasinya pun demikian kuat dan mampu mengakar di masyarakat Inggris. Kalau kini banyak anak-anak muda Hong Kong beretnis Cina yang sok Inggris atau kebarat-baratan bukan lain karena dampak pendidikannya itu.

Copyrights © 1997